Perjalanan Kehidupan

terus melangkah untuk mencari keredhaanNya

Persoalan rezeki dan jodoh


Rizqi kita sudah tertulis di Lauhul Mahfuzh. Mau diambil lewat jalan halal ataukah haram, dapatnya segitu juga. Yang beda, rasa berkahnya😉

Jodoh kita sudah tertulis di Lauhul Mahfuzh. Mau diambil dari jalan halal ataukah haram, dapatnya yang itu juga. Yang beda, rasa berkahnya😉

Keduanya bukan tentang apa, berapa, atau siapa; tapi BAGAIMANA Allah memberikannya; diulurkan lembut & mesra, atau dilempar penuh murka?

Maka layakkanlah diri di hadapanNya untuk dianugerahi rizqi & jodoh dalam serah terima paling redha, mesra, penuh cinta, berkah, & makna.

Rizqi & jodoh di tangan Allah. Tapi jika tak diambil-ambil, ya di tangan Allah terus;P Ikhtiyar suci & doa menghiba mendekatlan keduanya.

Setiap orang memiliki jodohnya. Jika takdir dunia tak menyatukannya, atau malah melekatkan pada yang tak sejalan; Syurga kelak mempertemukan.

Jodoh Nuh & Luth bukan isteri mereka. Jodoh Asiyah isteri Fir’aun bukanlah suaminya. Maryam ibunda ‘Isa pun kelak bertemu jodohnya.

Jodoh Abu Lahab itu agaknya Ummu Jamil; sebab mereka kekal hingga neraka. Jodoh Sulaiman agaknya Balqis, bersama mereka mengabdi padaNya;)

Di QS An Nuur: 26; diri ialah cermin bagi jodoh hati. Yang baik-baik jadilah jodoh yang suci-suci. Yang nista-nista jumpalah yang keji-keji.

Tentu makna ayat itu adalah peringatan & kerangka ikhtiyar: cara menjemput jodoh terbaik adalah dengan membaikkan diri di tiap bilang hari.

Yang menjemput pasangan dengan menggoda matanya; bersiaplah mendapatkan ia yang tak tahan atas jebak kejelitaan lain.

Tiap masa lalu buram yang tersesal dalam taubat suci; semoga jadi jalan mengantar kita pada kelayakan mendapat jodoh yang terbaik pada neraca Ilahi.

Jodoh tetap misteri. Syukuri ketidaktahuan itu dengan merencanakan & mengupayakan yang terbaik menuju pernikahan suci di dunia nan fana.

Selanjutnya, tugas besar kita adalah melestarikan perjodohan itu hingga ke surga; meniti rumahtangga, sabar-syukur dalam barakah & ridhaNya.

Rumus keserasian itu tak selalu sama;

ada dua arus sungai yang bertemu, bergabung mengalir jadi satu. Itu namanya KESAMAAN.

ada dua panas menggelegak bertemu dingin membekukan; menjadi hangat yang syahdu. Itu KESEIMBANGAN.

ada lautan yang teduh nan berjumpa angin berderu; menjadi badai yang dahsyat,melahirkan potensi kekuatan yang hebat. Itu PERPADUAN.

Berharap akan sosok boleh saja; tapi jika Allah pilihkan yang lebih baik, lebih kaya, lebih rupawan darinya dampingi kita, jangan menolak😉

Nabi anjurkan nazhar; melihat calon pasangan sebelum nikah. Tentu untuk temukan hal nan menarik, bukan cacat-cela. Tajamkan mata batin kita.

Dalam hidup bersama di ikatan suci nan kita ikrarkan bersama ‘jodoh’ kita, hijrahkan cinta dari kata benda menjadi kata kerja, kalimat amal.

Di titian hari-hari setelah akad suci; hijrahkan rasa dari jatuh cinta menjadi bangun cinta; pastikan jadi megah istana, tinggi gapai surga.

Isteri & suami sejatinya tak saling memiliki. Kita hanya saling dititipi,di pinjami. Maka salinglah menjaga dalam menggenapkan agama, mentaatiNya.

by Salim A. fillah

 

Saya amat tersentuh dengan hasil tulisan Salim A. fillah di atas. itulah situasi yang kita selalu terlepas pandang dan selalu tersalah cara. Adakalanya, kita terlalu fokus kepada perkara yang ingin kita hajatkan, sehingga terlupa untuk memikirkan, bagaimana cara yang Allah redha untuk kita mendapatkan perkara tersebut. Moga-moga, persoalan rezeki dan jodoh, hanyalah sebagai alat, perantara untuk kita menggapai redha Allah. 

 

Ikhtiarlah sebaik mungkin, moga-moga setiap apa yang direzekikan @ dijodohkan dengan kita, allah beri dalam keadaan yang paling Dia redha. Jika apa yang kita usahakan tidak berkesampaian, amatlah tidak rugi, kerana redha Allah sentiasa melimpah ruah untuk kita. kasih Allah sentiasa ada, dan berbahagialah dengan penyusunan Allah. Allah kan Maha Baik, setiap apa yang disusunkan untuk kita, sentiasa yang terbaik untuk hambaNya🙂

 

Alhamdulillah atas nikmat rezeki dan jodoh yang Allah susunkan untuk diri ini. Moga hati ini tidak pernah berhenti untuk mensyukuri nikmat kurniaan allah yang tak terhingga ini. Alhamdulillah, Allah pinjamkan seorang lelaki yang terbaik untuk diri ini sebagai suami, yang sentiasa sabar dan melengkapkan kelemahan diri.  moga kita saling menguat, melengkapkan dan sentiasa merencana kehidupan di syurga bersama-sama. Moga redha Allah sentiasa menghujani kehidupan kita sepanjang kita melalui detik duka dan manis bersama-sama. 

 

Single Post Navigation

2 thoughts on “Persoalan rezeki dan jodoh

  1. kak shah……best…best….best…..subhanallah…

    • hehe. akak pun suka jgk. ayat dia peringatan yg simple, tapi kadang2 kita terlepas pandang kan? moga2, dalam setiap perkara yg kita lakukan, kita usahakan dengan cara yang paling allah cintai🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: